BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memberikan bantuan tunai kepada 44 kepala keluarga yang terdampak bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kota Tapis Berseri beberapa waktu lalu, di ruang rapat Wali Kota, Senin (4/2/2019).  

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Herman HN menyampaikan, dengan pemberian bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang rumahnya rusak akibat bencana alam. "Bencana ini kan cobaan, kehendak Allah, saya ikut prihatin, ikut merasakan kesusahan warga semua, mudah-mudahan tidak ada lagi kejadian seperti ini," ujar Herman.



Dia mengatakan bantuan tunai yang diberikan jumlahnya variasi, sesuai dengan tingkat kerusakan dan kerugian. Selain itu, Herman mengatakan pihaknya akan segera memperbaiki berbagai infrastruktur yang rusak akibat banjir dan longsor seperti talud roboh serta jalan yang rusak. "Semua akan kita perbaiki, tapi kita bertahap karena kita juga punya keterbatasan," kata dia.

Kepala BPKAD Bandar Lampung, Trisno Andreas menambahkan, bantuan yang diberikan jumlahnya bervariasi dari Rp. 500ribu sampai Rp. 6 juta sesuai kerusakan dan kerugian yang diderita. "Total semua untuk 44 kepala keluarga Rp101,5 juta, anggaran bantuan sosial tidak direncanakan. Yang jumlahnya 2 juta ke bawah dibayar tunai, 2 juta ke atas kirim lewat rekening. Kalau belum punya rekening buat dulu, kita bantu prosesnya," jelasnya.

Sementara itu Ari (31), warga Jalan Pagaralam, Gang Lambang, Labuhan Ratu, mengatakan dirinya menerima bantuan sebesar Rp6 juta. "Rumah saya 2 kamar dindingnya jebol semua kena banjir. Dari depan sampai belakang abis tinggal atepnya aja. Ya saya merasa terbantu lah dengan bantuan ini, sedikit meringankan," ujarnya.

 

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR