WAY KANAN (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Way Kanan menganggarkan dana kurang lebih Rp3 miliar untuk insentif guru honorer. Hal itu tertuang dalam rapat paripurna ke-82 masa sidang ketiga tahun 2019, di ruang rapat utama kantor DPRD kabupaten setempat, Jumat (16/8/2019).

Ketua DPRD Kabupaten Way Kanan Nikman Karim, didampingi Wakil Ketua I DPRD Abdul Haris Nasution, Wakil Ketua II DPRD Beta Juana memimpin sidang paripurna DPRD dengan agenda pengesahan Raperda tentang APBD tahun anggaran 2020, pengesahan dua Raperda di lingkungan pemerintah daerah dan pengesahan Propemperda Kabupaten Way Kanan tahun anggaran 2020.



Dalam pandangan umum yang disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Way Kanan, Hendra menjelaskan bahwa insentif guru honorer merupakan produk Komisi IV yang pertama dalam masa kepemimpinan 2014-2019 ini. "Insentif ini diberikan agar guru honorer yang ada di Kabupaten Way Kanan dapat merasakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat sesuai dengan sila kelima pancasila," jelasnya.

"Mudah-mudahan ini sedikit menjadi penyegar untuk guru honorer yang ada di Kabupaten Way Kanan. Mengingat guru honorer yang ada di Kabupaten Way Kanan hampir mencapai tiga ribu orang," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kabupaten Way Kanan Raden Adipati Surya membenarkan bila guru honorer yang ada di Kabupaten Way Kanan akan mendapatkan insentif. Ditahun sebelumnya Pemkab Way Kanan menganggarkan Rp2 miliar untuk insentif guru honorer tersebut. "Pada tahun kedepan Pemkab Way Kanan menambahkan sebesar Rp1 miliar, mengingat jumlah guru honorer di Kabupaten Way Kanan hampir mencapai tiga ribu orang. Jadi setiap guru honorer mendapatkan Rp100 ribu per orang dan jadi total keseluruhan dana insentif untuk guru honorer sebesar Rp3 miliar," ungkapnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR