KOTA AGUNG (Lampost.co) -- Pemkab Tanggamus berharap agar jumlah penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) ditambah. Hal itu mengingat kuota penerima manfaat masih dinilai kurang bila dibandingkan dengan banyaknya potensi keluarga yang dapat menikmati program pemerintah pusat tersebut, Kamis (3/5/2018).

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (bappeda) Hendra Wijaya Mega mendampingi Pj. Bupati Tanggamus Zainal Abidin usai menghadiri rapat koordinasi teknis (rakornis) PKH nasional di Jakarta.



Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Menteri Sosial Idrus Marham dan berlangsung selama 2 hari hingga hari ini, Kamis (3/5/2018). Acara ini turut dihadiri oleh 514 Bupati/Walikota seluruh Indonesia.

Hendra Wijaya Mega menerangkan, bahwa berdasarkan informasi dari para narasumber, tahun 2018 penerima manfaat program PKH mencapai 10 juta kepala keluarga (KK). Ini merupakan peningkatan yang cukup signifikan dari sebelumnya hanya 2,5 juta KK. Adapun indeks penerima manfaat yakni sebesar Rp1,8 juta per KK pertahun dan disalurkam secara langsung.

Di Tanggamus sendiri, lanjutnya, penerima manfaat PKH berjumlah 33.650 KK. Sedangkan penerima bantuan rastra sebanyak 41.814 KK. "Kami dalam hal ini Pemkab Tanggamus berharap ada penambahan dengan harapan pemberian bantuan bisa terlaksana secara merata bagi yang berhak," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR