PANARAGAN (Lasmpost.co)--Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) memutuskan untuk memanggil pihak-pihak yang bersengka memperebutkan lahan eks Lembaga Sosisl Desa seluas 50 hektare di wilayah kecamatan Tulangbawang Tengah, pada 7 Agustus mendatang.

Sengketa yang melibatkan 14 warga dari Tiyuh Candra Kencana, Candrajaya, Mulya Kencana dan Tirta makmur yang diklaim telah menduduki tanah yang disebut-sebut berstatus milik LSD Bandardewa tersebut diharapkan dapat terselesaikan.



Hal ini disampaikan asisten I Pemkab Tubaba, Agus Subagio, ditemui Lampost.co usia memimpin rapat tertutup dengan pihak-pihak yang berkaitan dengan sengketa agraria ini di ruang kerjanya, Senin (31/7/2017).

"Kesimpulan rapat tim hari ini, kami perintahkan kepada kepala tiyuh (Candrakencan) dengan Babinkamtibmas untuk melakukan komunikasi lagi dengan 14 warga yang memiliki iktikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini, dan pada pekan depan," ujarnya.

Dari pemantauan Lampost.co rapat tertutup tersebut dihadiri oleh perwakilan Polsek Tulangbawang Tengah, bidang perumahan, pemukiman dan pertanahan, camat Tulangbawang tengah dan kepala tiyuh Candrakencana.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR