KRUI (Lampost.co)--Pengangkatan honorer daerah di Pesisir Barat dibutuhkan untuk mengisi kekurangan pegawai yang masih terjadi di kabupaten itu. Namun, sesuai instruksi Bupati Agus Istiqlal, jangan  sampai ada pihak ketiga atau oknum yang memanfaatkan penerimaan pegawai kontrak itu untuk mencari keuntungan pribadi seperti pungli,  karena program ini gratis. 
Hal itu dikatakan sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Pesisir Barat,  Syahrial Abadi, kepada Lampost.co, saat ditemui di kantornya, Selasa (5/12/2017).
"Tetapi tentang pengangkatan honorer daerah kabupaten Pesisir Barat saat ini, berkasnya masih ada di sekretariat Pemkab, dan belum seluruhnya diterima oleh kami di BKD," kata dia, disinggung tentang jumlah total berkas yang sudah masuk ke Pemkab dari para tenaga kerja sukarela yang memang telah mengabdi bekerja di kabupaten itu. 

Syahrial menambahkan berkas para TKS yang akan diangkat menjadi kontrak daerah tersebut datanya belum final saat ini masih proses pemberkasan, cross chek para pelamar dengan bertemu langsung dengan kepala daerah.  
"Jangan sampai ada pihak ketiga yang memanfaatkan penerimaan kontrak,  kalau ada pungli,  kami harapkan agar dilaporkan kepada pak bupati langsung atau ke BKD, karena  ini program gratis," kata dia.  

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR