KRUI (lampost.co) -- Tim gabungan dari Pemkab Pesisir Barat dan kepolisian melakukan koordinasi jelang pemasangan posko arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 H di jalan lintas pantai barat (Jalinpanbar) yang putus di Pekon Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan.

Kanit Lantas Polsek Pesisir Tengah Ipda Muhammad Affandi kepada mengatakan pihak kepolisian bersama dengan Kementrian Pekerjaan Umum mendirikan rest area di lokasi Jalinpanbar putus di Pekon Mandiri Sejati sebagai antisipasi dan pelayanan kepada masyarakat serta pengguna jalan pada arus mudik Lebaran 2018.



"Kita bekerja sama dengan pekerjaan umum pusat untuk antisipasi pemudik dengan menyediakan rest area, toilet umum, dan tempat salat sebagai antisipasi kemacetan di jembatan bailey (Jalinpanbar) yang putus. Ini ada sampai berakhirnya operasi ketupat tahun 2018. Dari kemarin sudah dimulai," kata Affandi.

Dia mengatakan rapat koordinasi dilakukan pihaknya dengan OPD terkait seperti Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah yaitu tentang pengamanan, teknis di lapangan, tindakan yang diambil kalau terjadi trouble di lapangan atau dilokasi, sampai ke ploting jumlah dan komposisi anggota yang diturunkan.

"Alhamdulillah kondisi di lokasi aman. Himbauannya dari kami, saya selaku Kapospam Polsek Pesisir Tengah Polres Lampung Barat. Kepada pengemudi agar lebih hati-hati kalau badan lelah, ngantuk silahkan beristirahat dulu di reat area sudah disiapkan tempat istirahat salat dan lain-lain," kata dia.

Kabid Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Pesisir Barat Bambang Irawan mengatakan saat ini terus terjadi kenaikan arus kendaraan yang melalui Jalinpanbar, Pesisir Barat. Puncak kepadatan diperkirakan akan terjadi pada H-4 dan H-5.

"Saat ini kenaikan intensitas kendaraan yang lewat masih berkisar di bawah 10 persen dari kondisi normal. Tetapi akan terus terjadi peningkatan signifikan dalam dua hari kedepan," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR