PESAWARAN (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pariwisata Kabupaten setempat, tengah mempersiapkan 10 desa yang akan dijadikan percontohan sebagai desa wisata. 

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran El Safri mengatakan dalam kepemimpinan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama Wakil Bupati Pesawaran Eriawan, memiliki program yaitu One Village one Destination (Ovod).



"Sebenernya sudah ada 45 desa yang memiliki potensi destinasi wisata, tapi kami sekarang ingin memprioritaskan 10 desa dahulu, untuk dijadikan sebagai contoh desa wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran," jelasnya saat dihubungi, Minggu 15 Septrmber 2019.

Menurutnya, dari 10 desa ini nantinya Pemkab Pesawaran akan membantu pembiayaan, pembentukan desa wisata melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) ataupun dari APBD untuk membangun infrastruktur yang ada di desa tersebut.

"Setelah kita beri bantuan, nantinya kita akan buat Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan desa tersebut untuk menyetorkan sebagian pendapatan mereka dari desa wisata tersebut, tapi bukan retribusi ataupun pajak, karena tidak ada aturan yang mengatur untuk itu. Jadi ini sebagai terobosan saja, karena kalau menggunakan Perbup itu menjadi bumerang bagi kita, karena itu termasuk pungli maka dari itu kita membuat perjanjian kerja sama, yang bunyinya lain-lain pendapatan yang sah," timpalnya.

Dirinya juga mengatakan dari 10 desa yang diprioritaskan ini, pihaknya sudah melakukan penilaian, dan 10 desa ini masuk dalam kategori untuk membentuknya sebagai desa wisata. "Yang pertama mereka sudah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), Kelompok Sadar Wisatanya (Pokdarwis) sudah lebih siap baik itu dalam administrasi maupun kesadarannya, dan sudah adanya infrastruktur yang mempuni dan jalan menuju tempat wisatanya sudah baik, meskipun masih harus kita poles untuk infrastrukturnya," tutupnya. 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR