SUKADANA (Lampost.co)--Pemkab Lamtim melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPPD) setempat akan segera mengajukan usul  kebutuhan formasi  Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019.

Namun usul itu akan diajukan setelah pihak Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan daerah (BKPPD) Lamtim selesai melakukan penghitungan kebutuhan yang disesuaikan dengan hasil penghitungan analisis jabatan (Anjab) dan analisis kebutuhan (Abk) perangkat daerah.



Sekretaris BKPPD Kabupaten Lamtim, Thabranie Hasyiem, Selasa (18/6/2019) menjelaskan, hingga pertengahan Juni 2019 kabupaten Lamtim masih membutuhkan sekitar 2814 tambahan CPNS.

Jumlah kebutuhan CPNS tersebut mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Lamtim No.B.542/11-UK/2018 tentang penetapaan hasil Anjab dan Abk. Dimana berdasarkan hasil Anjab dan Abk itu disebutkan bahwa jumlah PNS yang ada saat ini yaitu sejumah 8.349 orang, sementara idealnya adalah sejumlah 11.163 orang. 

“Berdasarkan hasil Anjab dan Abk itu berarti Kabupaten Lamtim masih kekurangan PNS sejumlah 2.814 orang. Kemudian untuk menutupi kekurangan PNS dimaksud kata dia, Pemkab Lamtim akan mengajukan usul penambahan CPNS ke Ke MEN PAN RB secara bartahap,” kata Thabranie.

Maka pada 2019 ini Pemkab melalui BKPPD Kabupaten Lamtim akan segera mengajukan usul formasi untuk pengadaan CPNS. Hanya saja usul itu akan diajukan setelah proses penghitungan kebutuhan CPNS yang disesuaikan dengan hasil penghiutngan Anjab dan Abk selesai dilakukan.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini proses penghitungan kebutuhan CPNS tersebut sudah selesai dilakukan. Sehingga dalam waktu dekat ini formasi kebutuhan CPNS Kabupaten Lamtim 2019 sudah bisa kami ajukan ke ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB),” kata Thabranie. 
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR