SUKADANA (Lampost.co) -- Pemkab Lamtim melalui Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) setempat belum mengetahui apakah usul kebutuhan CPNS 2018 sejumlah 932 formasi yang diajukan disetujui atau tidak. Pasalnya hingga Senin (14/5/2018) Pemkab Lamtim belum menerima jawaban atau pemberitahun dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Sekretaris BKD Lamtim, Thabranie Hasyim, kepada lampost.co, Senin (14/5/2018) menjelaskan, sejak beberapa tahun lalu pemerintah memang memberlakukan moratorium CPNS. Dengan demikian khususnya pemkab/pemkot otomatis tidak membuka rekruitmen CPNS sejak pemberlakukan moratorium tersebut. Penerimaan CPNS kembali baru dibuka pemerintah pada 2017, namun itu juga khusus untuk lembaga departemen dan non departemen yang bersifat vertikal. Sementara untuk pemerintah daerah hanya satu yang mendapatkan formasi penerimaan CPNS yaitu salah satu provinsi di Kalimantan.



Selanjutnya pemerintah pusat melalui Kemenpan RB pada website resminya menyampaikan informasi bahwa pemerintah pada 2018 berencana membuka kembali penerimaan CPNS khusus untuk formasi pemerintah daerah baik provinsi, kabupaten ataupun kota.

Menindaklanjuti informasi itulah, lanjut Thabranie, Pemkab Lamtim melalui BKD setempat kemudian melakukan validasi atau pendataan ulang kebutuhan PNS di lingkungan Pemkab Lamtim. Dalam pendataan ulang dimaksud, didata secara perinci jumlah PNS yang telah pensiun, meninggal dunia atau pindah ke daerah lain sejak diberlakukannya moratorium CPNS beberapa tahun lalu hingga 2017.

Dari validasi atau pendataan ulang yang dilakukan maka diperoleh hasil bahwa hingga 2018 Pemkab Lamtim mengalami kekurangan dan membutuhkan PNS sejumlah 932 formasi. Kebutuhan sejumlah 932 formasi PNS 2018 itu yang selanjutnya diusulkan ke Kemenpan RB, melalui surat Bupati Lamtim No.810/224/25-SK/2018 tertanggal 29 Januari 2018.

Adapun secara rinci ke 932 formasi PNS 2018  yang telah diusulkan itu terdiri dari, tenaga guru sejumlah 685 formasi, tenaga kesehatan (213 formasi) dan tenaga yang  berkaitan dengan pembangunan infrastruktur atau tenaga tekhnis (34 formasi).

Dari usul formasi kebutuhan CPNS 2018 yang sudah diajukan tersebut ujar Thabranie, pihaknya belum tahu apakah disetujui atau tidak. Sebab hingga Senin (14/5/2018), Pemkab Lamtim ataupun BKD setempat belum menerima jawaban atau pemberitahuan dari Kemenpan RB.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR