SUKADANA (Lampost.co)-- Meski secara resmi pelaksanaan Imuniasi MR sudah berakhir pada Rabu (31/10/2018), namun Dinas Kesehatan Kabupaten Lamtim melalui seluruh Unit Puskesmas yang ada akan tetap melaksanakan kegiatan imunisasi MR.

Pasalnya, hingga berakhirnya program imunisasi MR tersebut pada Rabu (31/11/2018) jumlah anak yang diimunisasi MR baru mencapai 244.951 atau sebesar 93,04% dari target sasaran sejumlah 263.282 anak (95%).



Sedangkan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Lamtim menargetkan jumlah anak diimunisai MR sebesar 95% dari target sasaran sejumlah 263.282 anak. “Karena itu melalui seluruh Puskesmas di wilayah Kabupaten Lamtim, kami akan tetap melaksanakan imunisasi MR hingga 31 Desember 2018 mendatang,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamtim, Syamsu Rizal, Senin (5/11/2018).

Syamsu menjelaskan, pemberian imunisasi campak dan rubela menyusul tingginya angka kecacatan anak – anak di Indonesia akibat virus campak dan rubela.

Meski pada awalnya sempat muncul kendala di lapangan, dimana  kerap muncul  keragu-raguan orang tua apakah anaknya diimunisasi MR atau tidak, namun di Kabupaten Lamtim program itu terus berjalan dengan baik.
Bahkan sebelum terbitnya fatwa MUI No.33 tahun 2018, atau sudah sejak 1 Agustus 2018  imunisasi MR di Kabupaten Lamtim tetap terus berjalan.

Hanya dalam pelaksanaan imunisasi tersebut, petugas hanya akan mengimunisasi anak-anak sekolah yang orang tuanya tidak keberatan. Sementara jika orang tuanya keberatan dan tidak bersedia,  maka petugas tidak akan melakukan imunisasi terhadap anak mereka.

Pelaksanaan imunisasi yang terus berlanjut tersebut rupanya tidak sia-sia, apalagi setelah ditambah dengan terbitnya Fatwa MUI No.33 tahun 2018. Buktinya jumlah anak yang dimunisasi MR semakin meningkat dari hari kehari, dan hingga berakhirnya program itu pada Rabu (31/10/2018), jumlah anak yang sudah diimunisasi tercatat 244.951 atau sebesar 93,04% dari target  sasaran sejumlah 263.282 anak.

Namun meski demikian, tandas Rizal, pihaknya akan tetap melaksanakan imunisasi MR melalui seluruh unit Puskesmas yang ada di Lamtim.

Pasalnya sejak awal Dinas Kesehatan Kabupaten Lamtim sudah menargetkan jumlah anak yang diimunisasi MR di Lamtim minimal 95% anak dari terget sasaran sejumlah 263.282 anak. “Jadi kami akan tetap melanjutkan imunisais MR tersebut hingga 31 Desember 2018,” kata Rizal.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR