KALIANDA (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) memakai kendaraan dinas (Randis) keluar daerah atau ke Pulau Jawa untuk mudik Lebaran 2019 ini.

"Tidak boleh randis dibawa ke luar daerah misalnya ke Jawa untuk mudik lebaran. Apalagi, hal ini ada larangan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," ujar Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, didampingi Sekkab Lamsel Fredy SM, Rabu (15/5/2019), ketika diwawancarai di depan kantornya.



Kendati demikian, kata Nanang, pihaknya tidak melarang ASN menggunakan randis untuk di wilayah Provinsi Lampung.

"Kalau dipakai untuk lebarannya tidak keluar daerah boleh-boleh saja. Tapi, jika dipakai untuk mudik ke luar daerah misalnya ke Jawa itu tidak boleh," katanya.

Sementara itu, Sekkab Lampung Selatan Fredy SM, menyatakan selama libur bersama Lebaran yang cukup lama ini, tentunya randis disimpan oleh masing- masing pemegang kendaraan dinas.

"Ya, selama ini pun randis disimpan atau dibawa pulang kerumah masing-masing ASN selaku pemegang randis. Toh kami juga tidak melarang jika digunakan masih didalam daerah untuk mudik Lebaran. Tapi, tidak boleh apabila dipergunakan untuk mudik ke Jawa," tegasnya.

 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR