KALIANDA (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral dalam rangka menyikapi perkembangan situasi dan kondisi terkini tentang teroris, Rabu (16/5/2018) di Aula Krakatau Kantor Bupati Lamsel.

Rakor dipimpin Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lampung Selatan Fredy SM, dihadiri Kapolres AKBP M Syarhan, Komandan Kodim 0421/LS Letkol Arm Untoro Harianto dan perwakilan Kejaksaan Negeri Lamsel serta DPRD setempat.



Hadir juga dalam rakor itu, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Organisasi Kepemudaan.

Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan menyampaikan, jajarannya bersama TNI bertekad menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif. Sebab, selama ini hal itu telah berjalan dengan baik di wilayah kerjanya.

Menurut dia, berbagai cara dan antisipasi terus dilakukan, mulai dari preentif, preventif hingga represif. Hal itu dilakukan sebagai upaya menciptakan keamanan dan kondusifitas serta mengurangi tindak kriminal. Bahkan,  kejahatan lainnya.

“Berdasarkan data Januari hingga  April 2017 tindak pidana ada 337 kasus. Alhamdulillah, saat ini kita sudah bisa melihat perbandingannya dari Januari hingga April 2018 bisa kami turunkan 90 kasus,” ujar Syarhan.

Dalam kesempatan itu, Syarhan juga meminta kepada tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama dan organisasi lainnya untuk menjaga kondusifitas dan tidak mudah tersulut dengan informasi yang belum jelas (hoaks) yang berkembang di tengah-tengah masyarakat.

“Kami berharap para tokoh yang hadir disini bisa menyakinkan masyarakatnya agar tetap tenang dan jangan sampai terprovokasi dengan pemberitaan yang tidak jelas. Mari bersama kita jaga kondusifitas dan keamanan di wilayah Lampung Selatan ini," katanya.

Sementara itu, Sekkab Lampung Selatan Fredy SM mengingatkan pentingnya jalinan komunikasi dan koordinasi semua stakeholder untuk menjaga stabilitas pemerintahan dan kondusifitas keamanan di masyarakat.

"Membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama penting dilakukan. Sebab,  jika komunikasi baik tentunya  bisa menjaga stabilitas dan kondusifitas keamanan di wilayah Lampung Selatan ini," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR