KALIANDA (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar kegiatan pasar murah, Kamis (17/72018) di Desa Sukaratu, Kecamatan Kalianda.

Kegiatan dibuka oleh Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekobang) Pemkab Lampung Selatan Mulyadi Saleh, dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Ekobang Hermizi, Koordinator Staf Khusus Bupati Erlan Murdiantono dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Lamsel.



Mulyadi Saleh mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Lampung Selatan dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya masyarakat selama bulan suci ramadan 1439 Hijriah.

“Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah dibawah kepemimpinan Zainudin Hasan dan Nanang Ermanto. Kami akan terus berupaya berbuat semaksimal mungkin untuk masyarakat Lamsel,” kata Mulyadi.

Dalam kesempatan itu, dia juga mengimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya dan bisa berbelanja dengan tertib dan teratur. Sehingga, pelaksanaannya dapat berjalan lancar.

“Semoga kegiatan seperti ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena harga yang dijual dapat diperoleh dengan harga lebih murah dibandingkan harga di pasaran," kata dia.

Sementara, Kepala Disperindag Pemkab Lampung Selatan Qorinilwan mengatakan kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan rangkaian kegiatan pasar murah 2018, yang akan dilaksanakan di 17 kecamatan selama bulan suci ramadan 1439 Hijriah.

Qorinilwan mengungkapkan pasar murah perdana yang digelar itu diikuti peserta dari CV. Bumi Waras, PT. Indomarco Pristama (Indomaret), PT. Juang Jaya Abadi Alam, PT. Pusat Perdagangan Indonesia, PT. Bulog, PTPN VII, PT. Sinar Mas (Sumber Indah Perkasa).

Kemudian, PT. Pertamina, PT. Ciomas, CV. Kharisma Protein Utama, CV. Mitra Farm, CV. Sumber Proteinna, dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lamsel. Kemudian UKM Bidang Perdagangan, Peternakan, Perikanan, Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPH-Bun) dan Ketahanan Pangan.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR