KALIANDA (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan mengembangkan keberadaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) setempat. Hal ini dilakukan sebagai pusat bisnis dan ekonomi kreatif Usaha Kecil dan Menengah (UKM),  Dekranasda diharapkan menjadi tempat untuk proses pembuatan produk unggulan. Sehingga, tempat itu menjadi lokasi destinasi wisata.

Hal ini terungkap dalam rapat rencana pengembangan Dekranasda yang dilaksanakan di Gedung Aula TP-PKK Kalianda, Kamis (30/8/2018).



Bahkan, dalam rapat itu terdapat beberapa rencana program kerja Dekranasda Lampung Selatan untuk tahun 2019. Dimana, salah satu poin yang dibahas yakni Dekranasda tetap akan buka untuk melayani masyarakat pada hari libur kerja.

"Hematnya, Sabtu-Minggu di tahun 2019 mendatang tetap buka, untuk melayani masyarakat yang berminat terhadap produk-produk yang dikembangkan dan di promosikan oleh Dekranasda Lampung Selatan,"ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Lamsel Qorilnilwan.

Qorilnilwan menjelaskan, beberapa produk unggulan yang dapat diperoleh di Dekranasda yakni kain tapis, kain sulam usus, kain tenun inuh dan beberapa hasil kerajinan masyarakat seperti gerabah, rotan, kerang, lidi, bonggol kelapa dan batok kelapa. "Ini hasil kerajinan dari para pelaku usaha yang tersebar di 17 kecamatan," jelas dia.

Sementara itu, Ketua Umum TP-PKK Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto bersyukur atas dukungan dari semua pihak untuk rencana pengembangan Dekranasda tersebut.

"Harapan saya, semua pengurus dapat saling bahu membahu agar Dekranasda Lampung Selatan dapat berkembang dan lebih besar lagi, sesuai dengan cita-cita Pemkab Lamsel dalam rangka meningkatkan sektor perekonomian masyarakat,katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR