KOTABUMI (Lampost.co)--Tim Pemkab Lampung Utara melakukan penelusuran sejarah tugu Jepang yang terletak di Gunungabung, Desa Dwikora, Kecamatan Bukitkemuning, Lampung Utara. 

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kabupaten Lampung Utara, Nani Rahayu,  di ruang kerjanya, Kamis (6/12/2018), mengatakan tim dari Pemkab Lampung Utara yang terdiri dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga, Bagian Hukum dan Bagian Pemerintahan  Sekkab Lampura bersama warga setempat melakukan penelusuran rekam jejak  sejarah tugu Jepang yang terletak di Gunungabung, Desa Dwikora, Kecamatan Bukitkemuning. 



Hasil dari penelusuran yang dilakukan saat melakukan pendakian pada  27-28 November 2018 lalu, belum dapat diidentifikasi. Sebab, tugu yang menurut penuturan warga merupakan tugu Jepang yang terletak dengan titik koordinat 2.132 kaki dari permukaan laut dengan tinggi tugu sekitar 170 cm, panjang masing-masing sisi 80 cm dan ketebalan 40 cm tidak memiliki keterangan yang jelas karena tulisan kanji atau tulisan Jepang di tugu tersebut telah hilang.

"Merujuk dari hasil penelusuran, rekam jejak sejarah tugu jepang belum dapat  diidentifikasi. Sebab, bukti petunjuk tentang sejarah tugu seperti tulisan jepang berhuruf kanji yang menurut penuturan warga tertempel di tugu tersebut telah hilang menyisakan tugu semen yang telah rusak dan berlumut di lokasi" ujarnya.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR