LAMPUNG SELATAN (Lampost.co)---Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian akan segera mengevaluasi manajemen Pasar Natar. Langkah itu dilakukan menyusul terjadinya kebakaran hebat di pasar Natar, Sabtu (17/2/2018) malam.

Pada peristiwa itu ratusan hamparan dan puluhan kios serta ruko yang berdagang di pasar tersebut ludes terbakar.



Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan Qorinilwan mengatakan, berdasarkan hasil pendataan dari total 425 kios, sebanyak 190 hamparan dan 56 kios yang berada di pasar tersebut ludes terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp2 miliar. "Kita sudah data dan upaya tercepat kita akan memindahkan pedagang untuk sementara berjualan di lantai II Pasar Natar. Ada puluhan kios yang bisa digunakan, dengan luas dan memadai," kata Qorinilwan, kepada Lampost.co, Minggu (18/2/2018).

Ia mengaku berdasarkan instruksi Bupati Lampung Selatan, pihanya segera mengevaluasi manajemen pengelolaan pasar tersebut. Tidak hanya itu, pasar Kalianda dan Pasar Sidomulyo juga akan dikaji mengenai tata letaknya.

Adapun evaluasi yang akan di kaji yakni keberadaan alat pemadam kebakaran. Kemudian, tata letak pasar terutama akses-akses jalan masuk yang mengecil karena digunakan pedagang menggunakan hamparan atau kaki lima. "Kami akan segera kaji dengan Satker terkait terutama pengembang pasar supaya tahu klausul perjanjiannya seperti apa," ujarnya.


 

 

loading...

EDITOR

Iyar Jarkasih

TAGS


KOMENTAR