KALIANDA (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DPRD Lamsel menggelar rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2018.

Berdasarkan rillis yang dikirim Diskominfo Lampung Selatan,  kegiatan itu berlangsung di Aula Rumah Dinas Ketua DPRD Lamsel, Senin (10/9/2018).



Rapat dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosyadi dan dihadiri Badan Anggaran DPRD setempat, Sekretaris Kabupaten Lamsel beserta Tim Anggaran Pemkab setempat.

Sekretarias Kabupaten Lampung Selatan Fredy SM, mengungkapkan pembahasan tersebut dilaksanakan mengingat adanya perubahan dalam struktur APBD terkait gaji pegawai dan perubahan di dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Dari kedua pokok pembahasan ini, tentunya kita melakukan perubahan APBD 2018,”ujar Fredy.

Terkait struktur APBD, Fredy menjelaskan untuk PAD terdapat peningkatan sekitar Rp21,477 miliar. Ditambah Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) APBD tahun anggaran 2017 sebesar Rp25 miliar.

“Jadi untuk belanja daerah ini kita rancang sebesar Rp47 miliar. Rinciannya belanja tidak langsung sebesar Rp6,35 miliar dan belanja langsung yang cukup signifikan sebesar Rp40 miliar. Tentunya nanti ini bisa kita bahas secara rinci,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosyadi berharap anggaran belanja daerah tersebut dapat dilaksanakan sesuai dengan mekanisme yang ada dan  peruntukkannya bisa tepat sasaran.

“Sehingga nanti, kita harapkan APBD kita ini betul-betul anggaran yang sehat. Karena dari awal saya tekankan kita kejar dulu pendapatnnya, baru nanti belanjanya disesuaikan agar tidak terjadi defisit seperti ditempat lain," tegas Hendry.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR