BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kejaksaan Tinggi Lampung tidak dapat memberi penjelasan lebih rinci terkait pemindahan terpidana Sugiharto Wiharjo alias Alay ke Lapas Sukamiskin, Jawa Barat yang akan dilakukan  pihak LP kelas 1A, Rajabasa. Asisten Intelijen Kejati Lampung, Raja Sakti Harahap, mengatakan persoalan pemindahan Alay merupakan kewenangan Lapas, karena setatus Alay buka tahanan tetapi narapida.

"Itu kan sudah kewenangan mereka (LP) jadi tidak meski harus ada kordinasi, terkecuali kalau dia setatusnya hanya tahanan," kata Asintel Raja Sakti Harahap, di Kantornya Selasa (12/2/2019).



Hal sama diungkapakan Asisten Pidana Khusus Kejati Lampung, Andi Suharlis, menurut Andi tidak ada garisan kordinasi dengan pihak Kejaksaan  jika ingin memindahkan seorang narapidana kesuatu tempat. 
"Itu kan sudah urusan mereka karena statusnya sudah narapidana buka tahanan lagi, mau dipindahkan kemana itu urusan mereka," kata Mantan Jaksa KPK ini.
Andi mengatakan terpidana dengan tahanan itu berbeda. Terpidana itu sepenuhnya kewenangan LP, sementara tahanan itu kewenangan pihak yang menahan, apakah dia polisi atau dilevel Lidik atau penuntutan  atau hakim di level persidangan. Sehingga terkait Alay, ketika jaksa melakukan eksekusi maka dia sudah sepenuhnya menjadi kewenangan LP.
"Jadi apabila ada kebutuhan semisal pemindahan yang bersangkutan itu sepenuhnya teknis merupakan hak dari LP," kata Aspidsus Kejati Lampung ini.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR