MENGGALA (Lampost.co)--Keluarga korban dugaan malpraktek menyayangkan sikap pihak terapi Ragil yang terkesan tidak ingin bertanggung jawab atas terjadinya insiden pengobatan yang berujung kematian.

Sulistiono (29), warga Desa Pencawarna, Kecamatan Wayserdang, Mesuji menuturkan, orang tuanya (Kliwon korban red) meninggal dunia tidak berselang lama usai dibawa berobat tempat pengobatan terapi Ragil, yang berlokasi di Kampung Dwiwarga Tunggaljaya, Kecamatan Banjar Agung, Tulangbawang.
Dia mengatakan pada saat dibawa ke tempat terapi, Rabu (16/5/2018) orang tuanya masih dapat berjalan. Namun usai ditangani pihak terapi orang tuanya langsung tidak sadarkan diri.
Dia menjelaskan berdasarkan keterangan dokter rumah sakit setempat, orang tuanya meninggal karena mengalami pecah pembuluh darah. Dia menyanyangkan sikap dari pihak terapi yang terkesan tidak bertanggung jawab dan diduga tidak berizin itu.
"Bapak saya sakit gejala stroke dan saya bawa ke tempat terapi Ragil masih dalam keadaan bisa berjalan. Tapi enggak tau kenapa habis dipijit Pak Ragil, bapak langsung tidak sadarkan diri, sehingga langsung saya larikan ke rumah sakit. Setelah dirawat dua hari di rumah sakit bapak akhirnya ninggal," kata Sulis kepada lampost.co, Selasa (22/5/2018).
Sementara itu, Hadi Suroso, pemilik terapi Ragil mengaku jika telah menangani pasien atas nama Kliwon. Namun ia menepis jika telah terjadi kesalahan hingga berakibat fatal dalam penanganan.
Terkait perizinan lokasi praktek pemilik sempat berdalih memiliki. Namun, saat diminta untuk menunjukan izinya, ia tidak dapat menunjukan.
Disinggung terkait adanya tenaga medis yang bekerja di tempat terapinya, dia mengaku putrinya bekerja sebagai bidan hanya sekadar membantu.
"Ya, memang tidak ada izinya pak, karena baik dinas, puskesmas tidak mau menerbitkan izin usaha terapi saya ini. Tapi ada izin operasi dari kampung. Itu anak saya bidan, dia cuma membantu," katanya.
Ditempat terpisah Kepala Kampung Dwiwarga Tunggaljaya Yusman mengaku, jika pihak kampung tidak pernah memberikan izin tempat pengobatan termasuk terapi Ragil.



 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR