MESUJI (lampost.co) -- Pemilik rumah makan di sepanjang jalan lintas timur Sumatera menyatakan sikap menolak adanya pungutan liar di sepanjang jalan lintas.

Pernyataan sikap dipimpin Kasat Reskrim Polres Mesuji, AKP Dennis di Mapolres Mesuji, Senin (21/5/2018).



Pantauan lampost.co, selama ini sejumlah oknum di perbatasan Mesuji-OKI (Sumatera Selatan) melakukan pungutan liar dengan modus mengawal kendaraan yang menyeberang di perbatasan melalui rumah makan. Kendaraan korbannya dicap lambang rumah makan.

Dengan adanya pernyataan tersebut, sopir truk yang selama ini banyak dirugikan berharap sikap tegas pihak Kepolisian dapat berjalan konsisten.

"Kami banyak dirugikan dengan adanya pungli selama ini. Kami berharap Pak Polisi bisa menangkap para pelaku pungli, khususnya di perbatasan," kata salah seorang sopir truk.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR