BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Polda Lampung memastikan tidak ada penggerudukan di rumah Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief di Lampung. Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih. Namun, ia membenarkan pihak kepolisian sempat mendatangi salah satu rumah di Jalan Nusantara, Kelurahan Kotasepang, Kecamatan Labuhanratu, Bandar Lampung.

"Tidak ada penggerebekan oleh Krimsus Cyber Polda Lampung. Yang ada sambang saja dan itu bukan rumahnya Andi Arief, itu sudah dijual sejak 2014. Kalau sambang itu kan tujuannya banyak, bukan penggerebekan, silaturahmi," ujar Sulistyaningsih saat dikonfirmasi di Mapolda, Jumat (4/1/2019).



Baca juga: Polda Bantah Geruduk Rumah Andi Arief di Bandar Lampung

Kabar penggerebekan tersebut juga dibantah oleh Yozi Rizal, orang yang telah membeli rumah milik Andi Arief. Namun, ia mengakui ada dua orang yang beberapa hari ini mengintai rumahnya. Terakhir, rumahnya pun didatangi dua orang anggota polisi.

"Tapi saya memang ada kecurigaan ada yang ngintai-ngintai ke rumah. Yang kemarin-kemarin entah dari mana. Tadi siang juga ada, benar itu dari Cyber Polda, cuma nanya ini rumah siapa ke satpam saya," papar Yozi. 

Hadirnya beberapa orang yang mengintai rumahnya, Yozi mengaku membuat ia dan anggota keluarga merasa tidak nyaman. Jika orang-orang yang menyambangi rumahnya tersebut mencari Andi Arief, ia tegaskan rumah tersebut sudah ia beli empat tahun lalu.

"Rumah dia itu sudah enggak ada lagi, sudah saya bongkar habis. Jadi sudahlah, enggak perlu ngintai-ngintai, kasian anak-istri saya terganggu," ujarnya.

Yozi menduga rumah di Lampung yang dimaksud oleh Andi Arief adalah rumah yang lain. Karena sepengetahuannya, Andi Arief memiliki rumah lain di Bandar Lampung.

"Ya mungkin rumah yang lain, setahu saya ada. Tapi saya enggak tahu ya, silakan dicari tahu saja," kata dia.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR