SUKADANA (Lampost.co) – Warga Lampung Timur (Lamtim) yang memiliki anak balita diminta waspada terhadap serangan penyakit pneumonia. Pasalnya kondisi cuaca yang masih cukup ekstrem saat ini sangat mendukung berkembangnya penyakit yang tergolong sangat berbahaya tersebut. Apalagi dalam empat bulan terakhir tercatat sejumlah 366 anak balita di Lamtim terserang penyakit tersebut.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Lamtim, Syamsu Rizal, melalui Kasie Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Sartono, Kamis (24/5/2018) mengatakan kondisi cuaca saat ini tergolong masih cukup ekstrem. Pasalnya saat ini cuaca sedang memasuk peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Kondisi cuaca sedemikian rupa tersebut, biasanya sangat mendukung berkembangnya berbagai jenis penyakit. Salah satu jenis penyakit yang mudah berkembang pada kondisi cuaca tersebut misalnya pneumonia.



Pneumonia, kata Sartono, merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh bakteri pneomonucus bactery. Penyakit ini menyerang pada bagian saluran pernafasan dan biasanya yang diserang adalah anak-anak balita. Balita yang terserang pneumonia ini akan mengalami, demam dibarengi batuk, pilek dan nafas yang terlihat memburu atau cepat.

Penyakit tersebut bagi anak balita tergolong cukup berbahaya. Sebab jika tidak segera ditangani secara intensif, balita yang terserang bukan hanya mengalami demam tinggi, tetapi juga sesak nafas, kemudian kejang-kejang. Jika sudah terserang seperti itu  tidak menutup kemungkinan balita bisa meninggal dunia.

Lebih jauh dijelaskan oleh Sartono, sejak Januari hingga April 2018 di Lamtim penyakit pneumonia terdeteksi menyerang sekitar 366 anak balita. Beruntung warga atau orang tua tanggap dan cepat bertindak dengan membawa anak-anak balitanya berobat ke puskesmas atau petugas kesehatan terdekat, sehingga para balita tersebut bisa diselamatkan.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR