BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjungkarang memvonis Santari alias Al (34), warga Jalan Pandawa I, LK I, RT 007, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumiwaras, dengan pidana penjara selama 14 tahun. Santar dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana kepemilikan pil ekstasi sebanyak 203 butir dan sabu-sabu seberat 0,2299 gram.

Hakim Ketua yang menyidangkan perkara ini berkeyakinan terdakwa terbukti secara sah meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual-beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan 1 dalam bentuk bukan tanaman.



Menurut Hakim Ketua Aslan Ainin, berdasarkan fakta-fakta hukum di persidangan keterangan saksi-saksi, terdakwa dan barang bukti yang terugkap dalam persidangan, hakim sependapat dengan jaksa. Sependapat jika terdakwa memenuhi unsur Pasal 114 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Selain pidana penjara, terdakwa juga diharuskan membayar pidana denda Rp1 miliar subsider 4 bulan kurungan. Hakim mengatakan perbuatan yang dilakukan terdakwa bermula pada 7 Juli 2018, saat itu terdakwa menghubungi Rio (DPO) memesan 250 tablet ekstasi dan satu paket sabu-sabu seharga Rp34 juta.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR