BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pemilih yang menghuni lembaga pemasyarakatan (Lapas) di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung masih menjadi sorotan bagi penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) anggota legislatif dan presiden pada 17 April 2018 mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Komisioner KPU Provinsi Lampung Divisi Data Informasi dan Hubungan Antar Lembaga, Handi Mulyaningsih. Ia mengatakan pihaknya telah melakukan rapat koordonasi dengan jajaran KPU Provini dan Kabupaten untuk persiapkan pleno Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHB) hasil perbaikan yang akan ditetapkan sebagai DPT.



"Untuk tingkat KPU kabupaten/kota akan pleno di taggal 20-21.Agustus 2018," katanya kepada Lampost.co, Minggu (19/8/2018).

Kemudian ia menjelaskan bahwa menyoroti pemili yang ada dilapas. Ia.menginstruksikan kepada jaran penyelenggara harus secara detail dan benar-benar sesuai data dilalapanga saat melalakukam proses indentifikasi. Hal tersebu sesuai dengan Surat Edaran (SE) KPU RI Nomor 887/PL.02.1-SD/01/KPU/VIII/ 2018 perihal Pemilih di Lapas / Rutan pada DPT Pemilu 2019.

Baca Juga:

Sudah Seminggu Divonis Bebas, Salinan Putusan Belum Diterima Kejari

"Bahwa tentang binaan di Lapas perlu diidentifikasi yang domisilinya di desa dan keluarga tempat berada lapas atau rutan, dan yang di luar desa atau kelurahan dimana lapas berada. Kemudian juga data binaan dalam satu Kabupaten sebagai dapil Kabupaten dan Dapil provinsi," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR