BOGOR (Lampost.co)--Tersangka pembunuhan Grace Gabriela Bimusu, bocah  6 tahun yang terbungkus sarung, adalah remaja berinisial R (15). Pelaku tega membunuh karena dendam dengan ibu korban yang kerap mengadukan kenakalan R pada orangtuanya. R pun melakukan pembunuhan itu seorang diri. 

"Berdasarkan pengakuan dari tersangka, dia nekat membunuh karena merasa dendam terhadap ibu korban lantaran sering dilaporkan kenakalannya ke orang tua pelaku," kata Kasatreskrim Polres Bogor AKP Bimantoro Kurniawan , Sabtu (26/5/2018). 



Bimantoro mengaku, masih mengembangkan pengakuan tersangka perihal pemicu dendam hingga tega membunuh Grace. Dia menjelaskan kronologi pembunuhan tersebut. 
"Semua dilakukan sendiri. Jadi pelaku ini membunuh korban di rumahnya saat kondisi sepi, ayahnya kerja dan ibunya mengantar adiknya sekolah. Korban dibunuh dengan cara dibekap, lalu dibungkus dengan karung dan dibuang oleh pelaku di kebun," jelasnya. 

Dia mengaku, pihaknya masih memeriksa hasil autopsi untuk mengetahui ada tidaknya kekerasan seksual yang dialami korban. 
"Yang pasti korban meninggal karena kehabisan nafas" pungkasnya.
Atas perbuatannya, R dijerat dengan Pasal berlapis yaitu 340, 338 KHUP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 80 Ayat 2 UUD No 35 Tahun 2015 tentang perlindungan anak ancaman hukuman 20 penjara. 
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR