BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dara berkulit putih berparas indo, menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan lancar hingga bait terakhir. Pengucapan setiap kata jelas dengan aksen bahasa yang tepat.

Sutjiati Kelanaritma Narendra, gadis kelahiran Amerika Serikat, 13 Februari 2004 itu baru menetap di Lampung sejak 7 bulan terakhir. Atlet senam ritmik itu langsung berangkat ke Indonesia setelah mengantongi izin dari pihak berwenang.



"Jadi saya sekarang punya dua kewarganegaraan, AS dan Indonesia. Nanti setelah umur 21 tahun saya baru bisa menentukan kewarganegaraan. Saya akan pilih Indonesia," kata sulung dari 3 bersaudara itu saat diwawancara di kediamannya di Kemiling, Bandar Lampung, Minggu (19/5/2019). Buah hati Andy Narendra dan Christina Narendra itu terbilang fasih berbahasa Indonesia meski belum lama di Indonesia.

Sang ayah yang berdarah Jawa, mengenalkan budaya Indonesia secara komprehensif kepada Sutjiati. "Saya belajar bahasa dan budaya Indonesia. Yang saya tahu, Indonesia ramah dan suka gotong-royong," kata penyuka pecal itu.

Dengan bekal sederet prestasi senam ritmik selama di AS, kini gadis setinggi 160 cm itu siap mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Sejumlah kejuaraan yang sudah di depan mata yakni Asian Championship di Thailand pada 19--21 Juni, Junior World Championship di Rusia pada Juli, serta pra PON pada September.

"Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk membuat bendera Indonesia berkibar di setiap kejuaraan," ujarnya. Prestasi senam ritmik Sutjiati di antaranya juara 1 Gymnastics all around di Las Vegas (2018) dan juara 1 kategori alat pita di Bulgaria (2018).

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR