BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Tidak ada persiapan khusus yang dilakukan pengelola jalan tol, menjelang diberlakukannya tarif Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggibesar. Ditetapkan pemberlakuan tarif JTTS ruas Bakauheni-Terbangi Besar, sepanjang 140 KM mulai Jumat (17/5) pukul 00:00.

Kepala Cabang PT Hutama Karya, jalan tol Bakauheni-Terbanggibesar, Hanung Hanindito, menjelaskan tidak ada persiapan khusus menjelang pemberlakuan tarif jalan tol. "Kami sosialisasikan terus untuk pengisian saldo uang elektronik bagi pengguna jalan tol," kata dia, Rabu (15/5/2019).
Namun jika masih ada pengendara atau pemgemudi yang belum lakukan pengisian saldo, pihaknya siap membantu top up E-Tol tersebut.
"Kami masih ada yang lolos kami bantu top up di pintu keluar," ujar dia.
Selama dioperasikannya JTTS ruas Bakauheni-Terbangi Besar awal bulan Maret 2019 lalu, rata-rata yang melintas sebanyak 11 ribu dengan dominasi jenis kendaraan golongan 1 sekitar 70%. "Selama ini rata-rata perhari sebelas ribu kendaraan yang menggunakan jalan tol," katanya. 



Sedangkan untuk JTTS ruas Terbanggibesar-Pematangpanggang -Kayuagung (Terpeka) sepanjang 112 km di fungsionalkan untuk hadapi arus mudik dan balik lebaran, sejak H-7 sampai dengan H+7.
"Di fungsionalkan untuk arus mudik dan balik, tergantung pemerintah menetapkan," kata Kepala Cabang Tol, Pt Hutama Karya ruas Terpeka, Yuni Satyo.

JTTS ruas Terpeka di fungsionalkan bagi kendaraan hanya pada waktu siang hari saja dan tidak dipungut biaya atau gratis.
"Ruas jalan tol ini tidak di pungut biaya," kata dia. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR