KOTABUMI (Lampost.co)--Pemberlakuan kawasan bebas asap rokok di Kabupaten Lampung Utara merujuk peraturan daerah (Perda) No.8 Tahun 2017 tentang kawasan tanpa rokok (KTR) di lembaga pemerintahan saat ini hanya berlaku efektif di dua instansi.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P),Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Utara, Neli Kusriyanti, di ruang kerjanya, Selasa (4-9-2018) mengatakan di 2018, dari 41 instansi/lembaga/badan/kantor/dinas di pemerintahan Kabupaten Lampung Utara, pemberlakukan Perda No.8 Tahun 2017 tentang kawasan tanpa rokok berlaku efektif di dua instansi. Yakni; Dinas Kesehatan (Dinkes) dan lembaga di bawah naungannya, yakni; puskesmas, apotek maupun rumah sakit serta Dinas Pendidikan, mulai dari kantor UPTD kecamatan, lingkungan sekolah, SD, SMP dan SMA. 



Sedangkan lingkup instansi selain itu, masih sebatas imbauan melalui leaflet maupun pamflet yang di pasang dalam ruangan. Dalam pemberlakuan KTR ini, di dua lembaga tersebut tidak diperkenankan di depan kantor ada iklan rokok terpasang serta adanya puntung rokok di ruangan. 

"Pada 2018 pemberlakuan efektif dilarang merokok berlaku di dua instansi pemerintahan, yakni; di lingkup Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Untuk 39 instansi/lembaga/badan/kantor/dinas sisanya akan dilakukan pembinaan serta himbauan agar wilayah tersebut bebas asap rokok" ujarnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR