MESUJI (Lampost.co)--Pembebasan lahan untuk Jaringan Tol Trans Sumatera (JTTS) wilayah Kabupaten Mesuji rampung. Semua pemilik lahan yang terkena jalur jalan bebas hambatan itu sudah dibayar.

Untuk wilayah Kabupaten Mesuji yang terkena JTTS sepanjang 33 Km. Dari jumlah tersebut, 19, 6 Km berada di Kecamatan Way Serdang. Sisanya di Kecamatan Simpangpematang. "Untuk seluruh wilayah Way Serdang, sudah selesai pembayarannya melalui rekening, kemarin kita sudah kumpulkan warga," ujar Camat Way Serdang,  Komang Swastika, ditemui di ruang kerjanya, Jumat (12/1/2018). 
Pembayaran juga dilakukan langsung ke rekening alias nontunai. "Jadi BPN bekerja sama dengan beberapa bank untuk pembayaran ganti rugi lahan tersebut," ujarnya.
Ada 43 bidang tanah yang belum dibayarkan ke rekening karena lahannya masuk dalam perkebunan plasma. "Jadi menunggu perusahaan perkebunan mengambil sertifikat yang diagunkan ke bank baru diserahkan ke pemilik lahan untuk proses pencairan ganti ruginya. Tapi secara administrasi sudah selesai. Nanti dibayarkan tanggal 16-21 Januari ini," jelasnya.



Di wilayahnya, terang Komang, terdapat 9 desa yang dilalui tol yakni Desa Bumiharapan, Bukoposo, Kebundalam, Hadimulyo, Gedungboga, Margobakti, Gedung Srimulyo, Sukaagung dan Sukamandiri.
Persoalan yang ada saat ini, kata dia, adalah infrastruktur jalan milik kabupaten yang rusak berat karena dilalui kendaraan berat proyek tol. "Yang lewat truk besar. Jadi jalan tidak mampu karena memang kapasitas jalan bukan untuk muatan berat. Apalagi saat ini ditimpa cuaca hujan terus-menerus, jalan semakin rusak," katanya.
Namun, ia mengungkapkan, pihak Waskita Karya sebagai pelaksana JTTS, siap memperbaiki spot-spot jalan yang rusak berat agar bisa tetap dilalui. Dengan cara menimbun dengan batu. Sedangkan vibro diperbantukan dari Pemkab Mesuji. "Untuk persoalan akses jalan kita yang dilalui, sudah ada solusi dengan pemeliharan rutin tiap hari," katanya.
Progres pembebasan lahan JTTS di Desa Rejobinangun, Kecamatan Simpangpematang, akses Tol menabrak makam desa. "Kita sudah pindahkan juga makam desa kita, dimulai kemarin, semua berjalan lancar, para keluarga yang mempunyai saudara yang di pemakaman juga sudah diberi dana konpensasi dari tim pembebasan lahan JTTS," ujar Kepala Desa Rejobinangun, Bagus Isye.
Sedangkan progres pembangunan Tol di Mesuji semua lahan sudah dibuka. Sebagian sudah di rigid beton, sekitar 7 Km. Sebagian sudah di buat lantai kerja, dua titik underpass dan flayover sudah selesai dikerjakan.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR