KOTABUMI (Lampost.co) -- Di Kabupaten Lampung Utara, ada tiga program dana bergulir bagi koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tahun anggaran 2000 sampai 2007 yang pembayaran angsuran pengembaliannya dialihkan ke rekening Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM).

Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kabupaten Lampung Utara, Dina Prawita Rini di ruang kerjanya, Selasa (15/5/2018) mengatakan di Lampung Utara ada tiga program yang digulirkan pemerintah di tahun anggaran 2000 - 2007 ke koperasi dan UMKM yang angsuran pengembaliannya mesti dialihkan ke rekening LPDB-KUMKM.



Ia menjelaskan ketiga program yang diluncurkan tersebut, yakni program kompensasi pengurang subsidi bahan bakar minyak (PKPS BBM) pada tahun anggaran 2000 dengan nilai pagu maksimal Rp100 juta dan di Lampura ada 10 koperasi serta 5 lembaga keuangan mikro (LKM) yang melakukan pinjaman.

Dilanjutkan modal awal padanan (MAP) di tahun anggaran 2002 dengan nilai pagu pinjaman maksimal Rp250-350 juta yang diluncurkan untuk 3 koperasi, dan terakhir program pembiayaan produktif koperasi dan usaha mikro  (P3KUM) di tahun anggaran 2006 dengan pinjaman maksimal Rp150 juta yang diluncurkan untuk 6 koperasi.

"Untuk pengalihan angsuran ke rekening LPDB-KUMKM Provinsi Lampung bekerja sama dengan tujuh bank, yakni Bank Lampung, BNI, Bank Mandiri, Bank Bukopin, BRI, Bank Muamalat serta BSM. Bagi koperasi atau UMKM di Lampura yang belum jelas mekanisme pengalihan angsuran ke rekening LPDB-KUMKM dapat menghubungi kantor Dinas Koperasi setempat saat jam kerja," kata Dina.

PENULIS

Yudhi Hardiyanto

TAGS


KOMENTAR