KRUI (Lampost.co) -- Pembangunan jembatan permanen yang berada di KM 20, tepatnya Jalan lintas pantai barat (Jalinpanbar), Pekon Mandirisejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), masih menunggu refisi Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) dari Dirjen Perbendaharaan, Kementerian Keuangan.

PPK 7 Satker PJN II Lampung, Roli Ekianto menjelaskan bahwa minggu sebelumnya terkait anggaran pembangunan jembatan permanen Mandirisejati di  Kabupaten Pesisir Barat telah dibahas oleh Dirjen Perbendaharan dan telah masuk dalam DIPA.



“Pembahasan anggaran sudah dari minggu kemarin, hanya tinggal menunggu refisi DIPA keluar.  Inshaa Allah dalam minggu ini selesai, kalau hasil refisi belum keluar,  kontraktor sebagai pihak ketiga pelaksana pembangunan belum dapat mengerjakan proses pembangunan,” ujarnya, Selasa (24/7/2018).

Menurutnya,  hal itulah yang menjadi kendala saat ini. Dana anggaran menjadi penentu bagi pihak kontraktor untuk mulai lakukan pengerjaan. Namun, jika dari hal kesiapan bahan-bahan material pembangunan secara keseluruhan telah disiapkan oleh pelaksana.  

“Untuk peralatan dari pihak ketiga sudah standby. Balok gilder sudah dicetak kata mereka, alat bor pile, terus untuk mini batching plant itu sudah ada. Jadi secara keseluruhan sudah siap semua tinggal jalan. Sebab mereka juga diuber waktu akhir Desember harus selesai," kata dia.

Pihaknya berharap segala tahapan dan proses pembangunan jembatan dapat segera terlaksana, dan selesai tepat dengan waktu yang ditentukan. Mengingat bahwa jalan yang rusak itu merupakan jalan negara. 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR