KALIANDA (Lampost.co) -- Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Konstruksi dan Bangunan (PKB) Kecamatan Palas, Lampung Selatan, mengimbau setiap desa menjalankan pembangunan infrastruktur sesuai dengan hasil uji laboratorium. Pembangunan yang dimaksud pembangunan jalan cor beton melalui anggaran dana desa (DD). 

Hal tersebut diungkapkan Kepala UPTD PKB Kecamatan Palas Reo Vahlevi saat ditemui Kantor Camat Palas, Jumat (24/8/208). Dia mengatakan uji laboratorium itu harus memiliki kualitas minimal K225.



Reo mengatakan dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur yang didanai dari DD, setiap desa harus sesuai dengan hasil uji laboratorium yang telah dibuat sebelum pelaksanaan. Sebab, hal tersebut akan menentukan kualitas bangunan dan kelayakan bangunan. 

"Untuk mencapai bangunan yang berkualitas sesuai ketentuan, harapan saya setiap desa  melaksanakan pembangunan sesuai dengan hasil uji laboratorium. Minimal harus kualitas K225," katanya. 

Reo mengatakan pihaknya akan melakukan monitoring ke setiap desa yang sedang melaksanakan pembangunan melalui DD. Hal yang pertama perlu diketahui adukan semen, pasir dan batu.

"Kami juga selalu melakukan monitoring untuk memberikan arahan, terutama pembanguan jalan rabat beton. Ini kami lakukan untuk memastikan apakah sudah sesuai dengan hasil laboratorium atau tidak. Adukan semen, pasir dan bagu harus sesuai uji laboratorium. Hal ini nantinya tidak ada temuan penyimpangan DD," kata dia.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR