BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Pemerintah Provinsi Lampung memastikan pengembangan asrama haji, Rajabasa, Lampung di tahun depan dilanjutkan. Pasalnya, perluasan pembangunan penginapan para calon jemaah haji menjadi berlantai empat itu telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2018.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Provinsi, Hery Suliyanto, menjelaskan pembangunan asrama haji empat lantai sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018 mendatang. Pembangunan itu guna menunjang sarana prasarana peningkatan status menjadi Embarkasi Haji Penuh.
"Pembangunan untuk asrama itu sudah dianggarkan dalam APBD 2018 dan akan dikerjakan. Untuk itu, kami meminta agar Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pengelolaan Sumber Daya Air bisa secepatnya melaksanakan tender," kata Heri saat dikonfirmasi Lampost.co, Selasa (26/12/2017).
Selain asrama haji yang dibangun Pemprov, lanjutnya, tempat tinggal para jemaah calon haji berlantai empat juga akan dibangunkan dari Kementerian Agama dengan anggaran sebesar Rp52 miliar. "Jadi ada asrama haji kembar dengan lantai empat," ujarnya.
Menurutnya, dengan penambahan sarana prasarana infrastruktur ditambah akan segera diresmikannya peningkatan status Bandara Radin Inten II berstatus bandara internasional akan memastikan Embarkasi haji penuh akan segera terwujud pula di tahun 2018.

"Pembangunannya harus segera dikerjakan, karena pemberangkatan haji tahun depan akan masuk di bulan Juni. Kalau asrama itu sudah terbangun kan maka semua jemaah sudah bisa berangkat dari Lampung, tidak ke Jakarta dulu, sehingga tidak ada ongkos transit daerah (OTD) lagi," tucapnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR