LIWA (Lampost.co)--Pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana agrowisata di kampung kopi Pekon Rigisjaya, Kecamatan Airhitam, Lampung Barat yang bersumber dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) tahun ini realisasinya baru mencapai 30% dari total dana yang digelontorkan sebesar Rp1,4 miliar.

Sekretaris Bappeda Lambar, Eric enrico mendampingi Kepala Bappeda, Kamis (22/11/18), menjelaskan dana sebesar Rp1,4 miliar itu diperuntukan bagi sejumlah kegiatan pengembangan program agrowisata di Pekon Rigisjaya, Kecamatan Airhitam.



Pelaksanaanya saat ini baru mencapai 30%. Adapun kegiatanya yaitu pembangunan gapura utama. Kemudian menara pandang dan tempat selfie, pelaksanaan identitas tematik kampung kopi, pemasangan lampu hias sebanyak 60 unit, pembangunan gazebo, toilet, penataan taman , jogging track/jalan setapak, serta paving di area anjungan.

Pihaknya menargetkan Desember ini semua kegiatan pembangunan itu telah selesai. Untuk mempercepat penyelesainya maka pihaknya telah meminta kepada Pokja kegiatan untuk menambah tenaga tukang di masing-masing item pekerjaan.

Pihaknya yakin bila Pokja menambah tenaga kerja di masing-masing item kegiatan pelaksanaan pembangunanya akan segera selesai.

Dimana pelaksanaan pembangunan sarana agrowisata Prkon Rigisjaya itu dilaksabakan oleh BUMDes pekon setempat secara swakelola yang penandatanganan kerja samanya dilaksanakan antara PPK dari Dirjen PDT dengan Ketua BUMDes Rigisjaya.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR