Ambon (Lampost.co): Kepolisian belum bisa mendekati Kapal Motor Mina Sejati yang dibajak. KM Mina susah dipepet karena cuaca tak bersahabat.

"Diharapkan cuaca tidak ekstrem agar negoisasi membuahkan hasil baik," kata Kepala Kepolisian Daerah Inspektur Jenderal Royke Lumowa di Ambon, Senin, 19 Agustus 2019.



Meski cuaca buruk, proses pembebasan sandera tetap diintensifkan. Proses negosiasi sudah diusahakan sejak Minggu malam, 18 Agustus 2019.

Baca; Identitas Pembajak Kapal Motor Mina Terungkap

Menurut Royke, posisi KM Mina Sejati sudah diketahui. Penyelamatan sandera menjadi fokus ketimbang menangkap penyandera.

Kepala Kantor Badan SAR Nasional Cabang Ambon, Muslimin, mengungkap, identitas pembajak sudah diketahui. Mereka masing-masing NH alias Nurul (Masinis), FDL alias Ferri, dan QIM alias Qersim. Mereka tak lain anak buah KM Mina.

KM Mina Sejati dibajak di perairan laut Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru. Kapal mengangkut 36 penumpang, namun sembilan di antara mereka nekat menceburkan diri ke laut. Dua tewas, tujuh lainnya selamat.

"Diselamatkan kapal nelayan," kata Muslimin.

Baca: Pembebasan KM Mina Masih Dinegosiasikan

EDITOR

sjaicul

TAGS


KOMENTAR