MESUJI (Lampost.co) -- Panasnya nyala api yang membara di tengah belukar lahan gabut, perihnya mata karena asap, juga susahnya medan yang harus ditempuh menjadi tantangan tersendiri bagi tentara dan BPBD Kabupaten Mesuji. Mereka tak boleh mundur.

Segenap anggota TNI AD Koramil 426-01 Mesuji, Kodim 0426 Tulangbawang, Polres Mesuji, juga BPBD setempat berjibaku memadamkan api yang melahap lahan gambut di Desa Margo Jadi, Kecamatan Mesuji Timur, Mesuji, Minggu (11/8/2019).



Sulitnya situasi itu tak ayal harus dilakoni para prajurit dan petugas lainnya di lapangan selama tiga hari. Melepuhnya jemari karena bara api sudah tidak dirasakan lagi oleh mereka. Pun halnya kulit wajah yang memanas oleh jilatan api dan asap.

Menyiram dengan alat sedot air, dengan ember, bahkan dengan ranting kayu yang dipukulkan berulang-ulang kepada titik api sudah dilakukan petugas untuk menjinakkan api yang terlanjur menghanguskan 15 hektar lahan gambut.

"Sudah tiga hari kami di sini. Bukan karena kami tidak diganti, namun tidak tega rasanya meninggalkan situasi ini. Kami bahu-membahu bekerja sama agar api padam. Alhamdulilah sejak kemarin sore sudah padam," jelas Serka Burhanudin, Anggota Koramil Mesuji yang 5 tahun lagi purnatugas.

Menurutnya saat ini situasi di area yang terbakar sudah jauh lebih baik kala api tak lagi terlihat memerah. Hanya terlihat kepulan asap di beberapa titik di tengah semak belukar. Dan mau tak mau, itu juga harus dipastikan mati.

"Kami sisir semua wilayah yang diduga masih menyisakan api. Kami tidak ingin ada titik api yang tersisa dan menyebabkan kebakaran susulan. Kami juga meminta kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan dengan alasan apapun," lanjut dia.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR