BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melepas 35 orang Tim Relawan Tanggap Bencana Pemkot Bandar Lampung untuk Sulawesi Tengah (Sulteng) dihalaman Pemkot setempat, Kamis (11/10/2018) sekitar pukul 16.00 WIB.

Sekkot Bandar Lampung Badri Tamam yang melepas keberangkatan tim mengatakan, selain tim kesehatan dokter dan perawat, ada juga tim konseling yang diberangkatkan untuk membantu meringankan beban mental korban bencana di sana. "Pembagian tugas dan penempatan, nanti akan diserahkan ke Satgas BNPB di sana. Informasi terakhir tim kita akan ditempatkan di Kabupaten Sigi," Ujarnya.



Masih kata Badri Tamam, tim terdiri dari total 35 org. 10 dokter, 20 perawat, dan 5 orang dari petugas BPBD Kota Bandar Lampung. Selain bantuan tunai Rp500 juta dan dalam bentuk obat-obatan sebesar Rp150 juta. Ada juga sumbangan dari ASN di lingkungan pemkot dan siswa-siswi sekolah setempat sebesar Rp300 juta.

Salah satu anggota tim, dr. Intan, mengaku berat untuk meninggalkan kedua anak perempuannya yang masih berumur 8 dan 5 tahun selama 10 hari. Meski demikian, ia mengatakan tetap harus berangkat ke Sulteng demi menjalankan tugas kemanusiaan ini. "Berat, tapi sebagai seorang dokter ya harus menjalankan tugas," ujar dokter yang bertugas di Puskesmas Kampung Sawah tersebut.

Sementara anggota tim lainnya, Triyono, yang sehari-hari bertugas di Puskesmas Pinang Jaya menjelaskan, persiapan tim yang paling utama adalah persiapan mental, karena katanya medan di sana tergolong berat, bukan seperti yang biasa dihadapi sehari-hari. "Yang berangkat ini yang sudah mumpuni dan berpengalaman, bukan anak-anak yang baru lulus," kata dia.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR