PENGHARGAAN atas karya sastra memang banyak diadakan kelompok atau organisasi. Namun kadang ada saja kendalanya, seperti masalah skandal seks atau pelecehan seksual.

Nah...kik ingkah aga ngemainko bay, tok ko aga penghargaan juk kheno (Nah...kalau hanya mau mempermainkan hati perempuan, tidak usah pakai pernghargaan).



Seperti penghargaan Hadiah Nobel Sastra 2018 ditiadakan hanya karena ada skandal pelecehan seksual. Fotografer Arnault yang memiliki keterkaitan erat dengan The Swedish Academy dituding menggunakan namanya di dunia seni untuk memaksa perempuan melakukan hubungan seks.

Seperti dilansir dari laman New York Times, ada laporan Arnault meraba-raba tubuh putri mahkota Swedia, Victoria. Pengacaranya membantah semua tudingan yang dialamatkan pada Arnault.

Luwangan kik seno, acak begeluk tiusekh ya no. Wat-wat gawoh (Edan kalau begitu, lebih baik cepat diusir. Ada-ada saja).

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR