KOTABUMI (Lampost.co) -- Pelatihan terapan teknologi budidaya ulat sutra dengan sumber pakan daun singkong yang akan dikembangkan untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Lampung Utara terganjal anggaran. 

Kepala Bidang Perindustrian, Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian (Dinas KUMKMP) Kabupaten Lampung Utara, Darius Zulkarnaen, di ruang kerjanya, Jumat (13/4/2018) mengatakan, pelatihan penerapan tehnologi budidaya ulat sutra dengan pakan daun singkong yang rencana akan dikembangkan di unit UMKM yang usulan programnya dilakukan pada tahun anggaran (TA) 2017 lalu untuk kegiatan TA 2018 di Lampung Utara sebagai sumber bahan baku, benang sutra untuk kerajinan ini, terganjal anggaran.



"Pelatihan budidaya ulat sutra untuk bahan baku kerajinan di unit UMKM yang rencana akan di gelar di TA 2018 terganjal anggaran. Sehingga,  pelatihan untuk budidayanya mundur untuk tahun depan," kata Darius pada Lampost.co.

Untuk merealisasikan rencana pada kegiatan yang tertunda tersebut, pihaknya saat ini sedang menyusun proposal kegiatan itu kembali, untuk diajukan pada APBD Propinsi Lampung TA 2019 dan rencana pelatihan dalam pengembangan UMKM. "Nanti juga akan disampaikan saat rapat koordinasi nasional (Rakornas) 2018 di Bandar Lampung agar realisasi kegiatan dapat segera dilakukan di 2019. Karena terganjal anggaran di 2018, kami akan mengajukan kegiatan yang sama untuk 2019 dan mudah-mudahan dapat segera terealisasi," kata dia.

Ia mengatakan prospek pengembangan ulat sutra sebagai penghasil benang sutra untuk bahan baku kerajinan tangan dengan sumber pakan daun singkong ini cukup bagus. Dengan pertimbangan daun singkong cukup melimpah di Lampung Utara dan prospek pemasaran untuk benang sutra di luar Provinsi Lampung masih terbuka lebar.

"Saat ini, kami sudah ada channel penampung hasil produksi benang sutra di luar kabupaten. Selain itu, hasil produksi benang sutra juga dibutuhkan untuk bahan baku tenun bagi pengrajin kain tradisional yang  ada di Lampung Utara," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR