KOTABUMI (Lampost.co)--Untuk memperluas jaringan pemasaran bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian (Dinka UMKMP) Kabupaten Lampung Utara, mengimbau pelaku UMKM untuk mengurus izin usaha dari kecamatan tempat domisili usaha dilakukan. 

Kepala Bidang UMKM, Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian (Diskop UMKMP) Kabupaten Lampung Utara, Hasanuddin, saat sosialisasi pelaku UMKM Kecamatan Abung Selatan di aula Desa Kali Bening, kecamatan setempat, Kamis (28/2/2019) mengatakan syarat utama untuk memasarkan produk pelaku UMKM di ritel-ritel modern, pelaku usaha wajib mengantongi izin usaha kecil dan menengah yang dikeluarkan pihak kecamatan tempat domisili usaha dilakukan. 



Bagi pelaku usaha yang memenuhi kualifikasi, akan mendapat kartu izin usaha mikro dan kecil (IUMK) dan dengan dimilikinya kartu IUMK tersebut, pelaku usaha dapat menitipkan produknya di ritel-ritel modern yang ada di wilayah sehingga memperluas jaringan pemasaran produk yang di produksi para pelaku usaha di wilayah. 

"Pada 2019, Diskop UMKMP Lampura telah menjalin kerja sama dengan ritel-ritel modern yang ada di Lampung Utara. Sehingga, pelaku UMKM dapat menitipkan produknya ke ritel modern itu dengan syarat utama pelaku UMKM harus mengantongi IUMK yang dikeluarkan pihak kecamatan dan ini, merupakan implementasi dari UU No 20 Tahun 2008 tentang Usaha Kecil, Mikro dan Menengah, Perpres No 98 Tahun 2014 tentang Perizinan untuk Usaha Kecil dan Mikro, serta Permendagri No 83 Tahun 2015 tentang Pedoman Pemberian Izin Usaha Mikro dan Kecil. Terkait syarat yang lain, akan dijelaskan oleh pihak tempat pelaku usaha menitipkan produknya, seperti standar kemasan produk serta kesinambungan ketersediaan barang yang dititipkan" ujarnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR