MENGGALA (lampost.co)---Polres Tulangbawang menangkap satu dari empat pelaku yang diduga melakukan penganiayaan hingga menewaskan Suparji (34 ) warga Kampung Ajimurni, Kecamatan Gedungaji.

Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo melalui Kasat Reskrim AKP Donny Kristian Baralangi
mengatakan pihaknya mengamankan DM (45), warga Kampung Menggalacakat Raya, Kecamatan Menggala Timur, di kediamannya, Selasa (2/1/2018). "Pelaku DM kita tangkap sekitar pukul 13.00 di rumahnya," ujar Donny, di kantornya.



Donny menjelaskan pelaku DM diamankan saat pulang kerumahnya lantaran hendak menghadiri hajatan keluarga. DM sudah tujuh bulan menjadi daftar pencarian orang (DPO) pihak kepolisian setempat. Sebelumnya, upaya persuasif terhadap pelaku sudah dilakukan. Namun, tidak berjalan dengan baik dan pelaku DM memilih untuk menjadi buronan.

Dari keterangan pelaku, kata Donny, ia bersama tiga rekannya yakni DN, HN, dan HD menganiaya korban menggunakan tangan kosong. Kemudian, pelaku HN dan DM membawa korban dari Pasar Pulungkencana, Tulangbawang Barat, ke arah Menggala menggunakan sepeda motor. Saat itu, tangan korban terikat kabel bekas antena.

Sampai di Jalan Lintas Timur Kampung Tua, tepatnya di depan perumahan Kampung Tua, Kecamatan Menggala, korban dijatuhkan dari sepeda motor. Pelaku berniat merekayasa seolah-olah kejadian tersebut disebabkan kecelakaan lalulintas. "Motif pembunuhannya karena pelaku DM tidak terima atas perbuatan Suparji yang hendak menghancurkan rumah tangga keponakannya. Sementara tiga orang rekannya saat ini menjadi DPO dan dalam proses pengejaran," jelas Donny.

 

EDITOR

Iyar Jarkasih

TAGS


KOMENTAR