MENGGALA (Lampost.co) -- Dua timah panas Tekab 308 Satreskrim Polres Tulangbawang bersarang di kaki Rino. Ia terpaksa dilumpuhkan petugas, lantaran melawan saat hendak diamankan.

Pemuda berusia 24 tahun warga Kampung Teladas, Kecamatan Denteteladas yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan itu ditangkap, karena menjadi pelaku pencurian di Kampung Yudhakarya Jitu, Kecamatan Rawajitu Selatan.



"Saat akan dilakukan penangkapan. Pelaku melakukan perlawanan yang membahayakan jiwa petugas. Sehingga dengan terpaksa petugas melakukan tindakan tegas dan terukur tepat di kaki kanan dan kiri pelaku. Pelaku ditangkap tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIB" kata Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi melalui Kasat Reskrim AKP Zainul Fachry, Kamis (16/5/2019).

Pelaku, lanjut Zainul, ditangkap di lokasi persembunyiannya di Kelurahan Tanjungsenang, Kecamatan Tanjungsenang, Kota Bandar Lampung. Setelah masuk dalam daftar pencarian orang aparat kepolisian setempat sejak enam bulan terakhir. 

Penangkapan pelaku, berdasarkan laporan Tantri Ajeng (36) warga Kampung Yudhakarya Jitu, Kecamatan Rawajitu Selatan dengan nomor polisi: LP / 230 / XI / 2018 / Polda Lpg / Res Tuba 12 Nopember 2018.

Satu unit sepeda motor Honda Beat warna merah putih BE 4613 TM yang terparkir di ruang tengah rumah korban, berhasil digondol pelaku saat pemilik terlelap tidur. Korban menyadari menjadi korban pencurian, ketika istri korban terbangun dan melihat pintu rumah sudah dalam keadaan terbuka.

"Dari tangan pelaku petugas berhasil menyita barang bukti sepeda motor korban yang sudah ditutup dengan skotlet warna hitam oleh pelaku," ujarnya.

Saat ini, pelaku tengah dilakukan pemeriksaan secara intensif di ruang pemeriksaan Satreskrim Polres Tulangbawang.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR