BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Penasehat hukum pelaku pencabulan atas nama Julian Afandi (26) Warga Gunung Agung, Kampung Umbul Jeruk, Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang Bandar Lampung berharap jaksa penuntut umum memberi keringanan tuntutan terhadap kliennya.

Hal tersebut diungkapkan usai mendamping terdakwa dalam proses persidangan Selasa (4/9/2018). "Harapan kami majelis memberikan hukuman yang seringan-ringannya karena terdakwa memilik anak kecil dia juga sebagai tulang punggung keluarganya," kata Muhammad Gribaldi selaku kuasa hukum terdakwa.



Muhammad Gribaldi menyebut dari hasil keterangan ahli di persidangan diketahui bahwa persetubuhan terhadap korban dilakukan juga dengan orang lain selain terdakwa. "Korban pencabulan yang menjerat kelien kami telah melahirkan seorang anak," katanya.

Diketahui dalam kasus ini Terdakwa Julian Afandi telah berulangkali melakukan hubungan badan dengan korban JL (15) di rumah terdakwa sendiri. Dengan dalih ingin menikahi korban pencabulan itu dilakukan setiap kali keduanya bertemu.

loading...

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR