LIWA (Lampost.co) -- Tunggu Asra warga Pekon Sukananti Kecamatan Waytenong, Lampung Barat yang merupakan salah seorang kepala sekolah, Selasa (22/5/2018) kehilangan uang Rp20 juta dan sejumlah surat penting yang ditinggalkan saat mobilnya di parkir.

Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 15.00 Selasa (22/5/2018) sekitar pukul 15.00 di jalan lintas Lambar tepatnya di depan rumah makan Pagaruyung Pekon Sebarus, Kecamatan Balikbukit, Lambar.



Modusnya yaitu pelaku memecahkan kaca mobil Daihatsu Xenia warna hitam dengan nomor polisi BE-2940-JF bagian kiri depan yang digunakan korban. Kemudian pelaku mengambil sebuah tas berisi uang Rp20 juta milik korban yang terletak didalam mobil.

Kasat Reksrim Polres Lambar AKP Faria Arista mendampingi Kapolres AKBP Tri Suhartanto, kemarin membenarkan adanya kejadian itu.

Kronologisnya, kata dia, beberapa saat sebelum kejadian, korban mengambil dana BOS di Bank Lampung sebesar Rp20 juta. Setelah itu, korban bersama suami pulang. Sesampai di TKP korban dan suami memarkirkan kendaraanya di pinggir jalan lalu pergi ke warung di seberang jalan untuk keperluan membeli sayur persiapan berbuka puasa.

Namun keduanya terkejut karena saat kembali ke mobil ternyata tas berisi uang dan sejumlah surat berharga miliknya itu sudah raib dari dalam mobilnya dengan kondisi jendela kaca mobilnya sudah pecah.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR