BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Edi Purnomo (20) dan Sariman (22) warga Dusun Asri Jaya, Desa Wawasan, Tanjungbintang, Lampung Selatan, pelaku jambret yang dibekuk aparat ternyata sudah beraksi sekitar 14 kali. Selain komplotan tersebut, satu pelaku jambret lain yakni Dian juga diamankan petugas.

Kepada Lampost.co, Edi mengaku berperan sebagai eksekutor, sedangkan Sariman sebagai pengendara sepeda motor Yamaha Vixion yang dikemudikan keduanya.



Keduanya merupakan kuli serabutan dan juga petani karet. Pertama kali, mereka beraksi sekitar Juli 2017 hingga akhir Desember 2017, tercatat sudah 13 kali mereka berhasil berhasil menjambret dengan korban yang didominasi wanita.

"Lokasi kami, di sekitar Pasar Tempel Jalan Tirtayasa, perbatasan Tanjungsenang, pernah juga di sekitar UIN Raden Intan," ujar Edi, Jumat (11/5/2018).

Namun karena rekannya Sariman menikah, maka keduanya sempat fakum beraksi hingga bulan Mei. Nahas ketika keduanya mulai beraksi kembali, nasib mereka apes dan dibekuk aparat. "Kawan itu nikah, jadi saya balik lagi nyadap karet sama kerja bangunan," katanya.

Sementara Sariman mengaku, barang dagangannya dijual melalui sosial media Facebook. Disitu mereka memposting hasil curian dan ketika terjadi deal, maka akan bertemu dengan calon pembeli. "Banyak grup Facebook saya masukin, disitu saya jualnya. Uangnya buat biaya hidup," kata pria yang belum lama menikah tersebut.

Pelaku jambret lain yang diamankan petugas yakni Dian yang mengaku baru beraksi lima kali sejak 15 April 2018. Kelima-limanya ia sukses menggasak barang para korban dengan lokasi di sekitar Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pulau Morotai. "Saya baru sebulan ini pak," katanya.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR