WAY KANAN (Lampost.co) --  Tekab 308 Polres Way Kanan meringkus dan berikan hadiah timah panas dikaki pelaku tindak pidana kasus pencurian dan kekerasan dengan korban yakni pemudik asal Kabupaten Muara Dua, Provinsi Sumatera Selatan menuju Lampung Selatan.

Kapolres Way Kanan AKBP Doni Wahyudi, melalui Kasat Reskrim AKP Yuda Wiranegara, dikonfirmasi, Kamis (14/06/2018), menjelaskan bahwasannya kejadian tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B- 523 / VI /2018/POLDA LPG/RES WK, tanggal 14 Juni 2018. Korban yakni Zulkarnain (23), Kampung Repang Kenidai, Kecamatan Muara Dua, Kabupaten OKU Selatan, Provinsi Sumatera Selatan, hendak mudik menuju Kabupaten Lampung selatan dari Kabupaten OKU Selatan.



Kejadian yakni pada hari Rabu malam tanggal 13 Juni 2018, sekitar pukul 20.00 wib, dijalinsum Kampung Bumi Baru, Sp 3, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan. Setelah mendapatkan informasi bahwa adanya pemudik yang diambil kendaraannya, Tim Tekab 308 langsung segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Keesokan paginya, yakni hari Kamis (14/6/2018), sekitar pukul 10.00 wib, tim tekab mendapatkan informasi tentang keberadaan tersangka yang sedang berada di jalinsum Kampung Bumi Baru Sp4, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, sedang mengendarai sepeda motornya merek Yamaha Mio Soul warna hijau.

"Kemudian tim tekab 308 dipimpin langsung dengan saya dan Kanit idik I langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka Rahmat Yani (27), warga Kampung Giham Sp 4, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan," terangnya.

Ketika itu pelaku sedang melaju pelan dijalinsum Kampung Bumi Baru, kemudian tim tekab 308 langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka. Pada saat dilakukan penangkapan tersangka berusaha melawan petugas kemudian anggota tekab 308 langsung memberikan tembakan tepat terukur pada kaki kiri tersangka. Setelah itu tersangka beserta barang bukti langsung di amankan tim Tekab 308 Polres Way Kanan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

"Sedangkan untuk satu tersangka lainnya saat ini telah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres setempat,"ungkapnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR