BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kabid Pelaksanaan haji dan umroh Kanwil Agama Lampung Seraden Nihan mengatakan bahwa evaluasi pelaksanaan ibadah haji tahun ini akan dilaksanakan seminggu setelah kepulangan jemaah kloter terakhir.



 

Kemudian sama seperti tahun-tahun sebelumnya bagi jemaah haji yang saat ini tengah sakit dan tidak memungkinkan untuk dipulangkan ke tanah air meski kloter  jadual kepulangan jemaah haji telah usai, jemaah tetap akan diberangkatkan ke tanah air setelah dinyatakan sembuh.

 

 Selama di tanah suci jemaah tetap akan mendapatkan perawatan intensif dari petugas haji dari pusat yang standby di tanah suci.

 

" Hampir setiap tahun dipastikan ada yang seperti itu, jadi nanti disusulkan jadual kepulanganya " kata dia, Kamis, 12 September 2019.

 

Maka untuk meminimalisir jemaah yang sakit, maka jemaah yang telah berusia lanjut akan ditanssulkan atau didahulukan bergabung dengan kloter lain. Sebab kata dia perbedaan iklim cuaca disana juga mempengaruhi kondisi kesehatan jemaah.

 

" Khawatirnya makin sakit jadi kalau ada slot kosong kita pulangkan lebih dahulu,  kalau ditinggal juga keluarga was-was,"kata dia

 

Menurutnya kepulangan jemaah haji tahun ini akan ditutup dengan kloter 64 dan 65  gabungan jemaah dari beberapa kabupaten.

 

" Kloter terakhir nanti sampai sini tanggal berapa 15 september, sampainya malah duluan kloter 64 pagi,  kloter 65 malam,  karena beda pesawat yang satu pakai Garuda,  dan satunya lagi pesawat Saudia Air, yang terlambat ini  Garuda," jelasnya

 

Sedangkan jadual kepulangan terakhir sampai saat ini yang telah sampai ke tanah air gabungan dari Lampung Timur dan Bandar Lampung,  dilanjutkan dengan gabungan dari kloter Tulang Bawang ,Lampung tengah,Pesisir barat,  dan Bandar Lampung sebanyak 409 jemaah.

 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR