KRUI (Lampost.co) -- Pentingnya pemahaman tentang jasa konstruksi khususnya mengenai biaya penyelenggaraan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) konstruksi, untuk keselamatan dan kesehatan kerja para tenaga kerja merupakan faktor utama yang harus diperhatikan guna menjamin dan melindungi para pekerja, melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekkab Pesisir Barat, Samsu Hilal, pada pembinaan jasa konstruksi di Pesisir Barat tahun 2018, mengatakan kegiatan pembinaan jasa konstruksi yang berasal dari pejabat pembuat komitmen (PPK) dan bidang perencanaan dari seluruh OPD se-Kabupaten Pesisir Barat, sangat penting dilakukan untuk pemahaman dan pembinaan.



"Saya harap semua yang mengikuti pembinaan jasa kontruksi ini, harus sungguh-sungguh mengikuti, sehingga materi yang diberikan oleh narasumber dapat di mengerti dan dipahami, yang nantinya dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan dapat dikembangkan di OPD masing-masing," kata Hilal, di Hotel Sunset Beach, Pekon Way Redak, Kecamatan Pesisir Tengah, Kamis (26/4/2018).

Ia mengatakan Pemkab Pesibar memandang kegiatan ini penting, sebab pembangunan infrastruktur yang terarah merupakan salah satu fokus kebijakan pemerintah Pesibar untuk mengejar ketertinggalan dari kabupaten lainnya.

"Apalagi menurut amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang jasa konstruksi diperlukan upaya pembinaan berupa pengaturan, pemberdayaan, dan pengawasan terhadap masyarakat pelaksana jasa konstruksi, yang penyelenggaraannya dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota sesuai dengan kewenangan masing-masing," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR