PRINGSEWU (Lampost.co) -- Kabupaten Pringsewu telah berhasil di bidang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) hingga mengantarkan sebagai kabupaten ODF (Open Defecation Free) pertama se-Sumatera. Atas keberhasilan itu, sejumlah kabupaten mulai melirik untuk melakukan studi banding. Salah satu kabupaten yang melakukan studi banding adalah Kabupaten
Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat.

Kunjungan dengan peserta sebanyak 19 orang yang ditugaskan langsung oleh Bupati Sijunjung dalam rangka percepatan ODF Nagari (desa) di Kabupaten Sijunjung. Tim Studi Tiru Kabupaten Sijunjung tersebut diterima oleh Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, didampingi Asisten Bidang Pemerintahan Setdakab Pringsewu Zuhairi beserta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu di aula utama kantor bupati Pringsewu, Kamis (24/5/2018).



Turut hadir pada kesempatan tersebut para camat, Danramil dan kepolisian, serta sejumlah kepala pekon, sanitarian, pengurus Paguyuban Jamban Sewu, tim SNV Bambang Pujiatmoko, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Menurut Kadis Kesehatan Kabupaten Sijunjung Ezwandra yang juga selaku ketua rombongan Studi Tiru Pemkab Sijunjung, kedatangannya ke Pringsewu bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi antar daerah Sijunjung dan Pringsewu, serta untuk mempelajari keberhasilan Kabupaten Pringsewu sebagai kabupaten ODF 100%. Sehingga nantinya dapat diaplikasikan di Kabupaten Sijunjung sesuai dengan kondisi yang ada. Kabupaten Sijunjung, juga ingin mewujudkan program nagari ODF.

Ezwandra juga mengungkapkan bahwa di Kabupaten Sijunjung yang terdiri dari 8 kecamatan dengan 61 nagari dan 1 desa serta 1 nagari persiapan, baru ada 3 nagari yang sudah ODF atau bebas buang air besar sembarangan.


Wakil Bupati Pringsewu Fauzi mengatakan keberhasilan Pringsewu yang baru berusia 9 tahun ini sebagai kabupaten ODF 100% merupakan hasil kerja sama yang sinergis antar semua pihak yang ada di Kabupaten Pringsewu, termasuk SNV. Mengingat masalah sanitasi ini bukan hanya menjadi tugas pemerintah semata, tetapi juga menjadi tanggungjawab bersama.

Diungkapkan Fauzi, Pemerintah Kabupaten Pringsewu sebetulnya telah mendeklarasikan sebagai kabupaten ODF pada akhir 2017 lalu, dimana sebelumnya didahului dengan pendeklarasian ODF di setiap pekon atau desa, dan selanjutnya pendeklarasian kecamatan ODF di 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Pringsewu.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR