BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Yayasan Sayangi Tunas Cilik bersama sejumlah pelajar memperingati Hari Menabung Nasional 2017 dengan menggelar pendidikan keuangan. Kegiatan bertema Anak muda keren, cerdas keuangan ini berlangsung selama dua hari, 31 Oktober dan 1 November di Hotel Horison Bandar Lampung.
Peserta berjumlah 50 orang yang terdiri dari perwakilan 10 SMK di Bandar Lampung dan anak dampingan Children Crisis Center (CCC). Turut hadir dalam kegiatan ini Kantor Otoritas Jasa keuangan (OJK) Lampung, Asosiasi Koperasi Indonesia Bandar Lampung, dan sejumlah bank.
Senior Project Officer Save The Children mitra Yayasan Sayangi Tunas Cilik Renvi Liasari mengatakan pendidikan ini dilakukan agar anak muda melek literasi keuangan sehingga tidak boros dan konsumtif. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pengurus OSIS dan anggotanya memiliki kegiatan yang berhubungan dengan pendidikan literasi keuangan.
"Kami memperkenalkan kembali tentang pentingnya menabung sejak dini sebagai bagian dari perencanaan masa depan, menyosialisasikan tentang OJK, mengenalkan lembaga perbankan dan industri keuangan nonbank dengan cara yang menyenangkan sehingga mudah diterima anak muda," kata dia, kemarin.
Renvi menerangkan angka partisipasi menabung masyarakat Indonesia hanya 30,87%, masih tertinggal dengan Tiongkok 48,87%, Singapura 46,37%, dan Korea Selatan 35,11%. Untuk itu, perlu dibangun budaya menabung dalam rangka mendorong peningkatan jumlah dana simpanan serta mendukung pembiayaan pembangunan nasional.
Dalam kegiatan itu dilakukan pengukuhan duta menabung sekolah oleh Kepala Bidang Pengawasan dan Perlindungan Konsumen Kantor OJK Lampung Mendi Rahmadi. Duta menabung sekolah bertugas untuk memberikan motivasi dan contoh yang baik bagi teman-temannya. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR